- WD Teratur : Tanggal Satuan N
Misal N = 5, maka WD pada tanggal yang angka satuannya 5.
Sehingga WD dilakukan setiap tanggal 5, 15, dan 25.
Nominal yang di-WD saat itu hanya profit dari tanggal 5, 15, dan 15 saja.
Selain tanggal tersebut lakukan Compound.
Sehingga WD dilakukan setiap tanggal 5, 15, dan 25.
Nominal yang di-WD saat itu hanya profit dari tanggal 5, 15, dan 15 saja.
Selain tanggal tersebut lakukan Compound.
- WD Teratur : Persentase Hari
Tentukan angka persen hari WD, misal 20%.
1 Bulan = 30 hari.
Hari WD = 30 hari x 20% = 6 hari.
Jadi pada bulan tersebut akan ada 6 hari yang digunakan untuk WD.
1 Bulan = 30 hari.
Hari WD = 30 hari x 20% = 6 hari.
Jadi pada bulan tersebut akan ada 6 hari yang digunakan untuk WD.
- 6 hari disebar teratur dalam 1 bulan. (2a)
1 bulan = 30 hari.
Jarak antar WD = 30 / 6 = 5;
Sehingga WD dilakukan setiap tanggal 1, 6, 11, 16, 21, dan 26.
Nominal yang di-WD saat itu hanya profit dari tanggal 1, 6, 11, 16, 21, dan 26 saja.
Selain tanggal tersebut lakukan Compound.
Jarak antar WD = 30 / 6 = 5;
Sehingga WD dilakukan setiap tanggal 1, 6, 11, 16, 21, dan 26.
Nominal yang di-WD saat itu hanya profit dari tanggal 1, 6, 11, 16, 21, dan 26 saja.
Selain tanggal tersebut lakukan Compound.
- 6 hari dikumpulkan menjadi satu (2b)
1 bulan = 30 hari.
Profit diendapkan selama 6 hari, misalnya tanggal 1 sampai 6.
Tanggal 6 melakukan WD dari endapan profit 6 hari.
Selain tanggal tersebut lakukan Compound.
Profit diendapkan selama 6 hari, misalnya tanggal 1 sampai 6.
Tanggal 6 melakukan WD dari endapan profit 6 hari.
Selain tanggal tersebut lakukan Compound.
- Gabungan 2a dan 2b
Misal persen hari WD = 40%.
1 bulan = 30 hari.
Hari WD = 30 hari x 40% = 12 hari.
Misal, diharapkan dalam 1 bulan ada 3 kali WD, maka 12 hari WD dikelompokkan 4 demi 4.
Skenario tanggalnya adalah sebagai berikut:
1, 2, 3, 4 = Endapan
4 = WD
5, 6, 7, 8, 9, 10 = Compound
11, 12, 13, 14 = Endapan
14 = WD
15, 16, 17, 18, 19, 20 = Compound
21, 22, 23, 24 = Endapan
24 = WD
25, 26, 27, 28, 29, 30 = Compound
1 bulan = 30 hari.
Hari WD = 30 hari x 40% = 12 hari.
Misal, diharapkan dalam 1 bulan ada 3 kali WD, maka 12 hari WD dikelompokkan 4 demi 4.
Skenario tanggalnya adalah sebagai berikut:
1, 2, 3, 4 = Endapan
4 = WD
5, 6, 7, 8, 9, 10 = Compound
11, 12, 13, 14 = Endapan
14 = WD
15, 16, 17, 18, 19, 20 = Compound
21, 22, 23, 24 = Endapan
24 = WD
25, 26, 27, 28, 29, 30 = Compound
- Compound N Hari, BEP, WD, Go
Strategi ini bisa digunakan untuk mengejar BEP.
Tetapkan nilai N, misalnya 75.
Hari ke-1 Anda membeli sejumlah posisi.
Hari ke-2 sampai hari ke-76 (atau total 75 hari) lakukan Compound secara disiplin.
Menginjak hari ke-77, lakukan WD setiap hari sampai BEP tercapai, atau endapkan profit sampai mencapai nilai BEP, baru di-WD.
Saat N = 75, maka BEP akan dicapai pada hari ke-91.
Hari ke-92 sampai hari ke-150 merupakan hari-hari menuai hasil.
Saat menuai hasil, Anda dapat melakukan WD sampai akhir, atau Anda dapat menjalankan strategi yang lain.
Anda berhak menentukan pilihan anda sendiri.
Secara teknis, saat N = 75, disebut sebagai Strategi 91.
Tetapkan nilai N, misalnya 75.
Hari ke-1 Anda membeli sejumlah posisi.
Hari ke-2 sampai hari ke-76 (atau total 75 hari) lakukan Compound secara disiplin.
Menginjak hari ke-77, lakukan WD setiap hari sampai BEP tercapai, atau endapkan profit sampai mencapai nilai BEP, baru di-WD.
Saat N = 75, maka BEP akan dicapai pada hari ke-91.
Hari ke-92 sampai hari ke-150 merupakan hari-hari menuai hasil.
Saat menuai hasil, Anda dapat melakukan WD sampai akhir, atau Anda dapat menjalankan strategi yang lain.
Anda berhak menentukan pilihan anda sendiri.
Secara teknis, saat N = 75, disebut sebagai Strategi 91.
- Super Compound
Setiap ada profit minimum $10, langsung lakukan Compound.
Tidak perlu mempedulikan banyak hal, termasuk WD dan RSF.
Jika ada kebutuhan yang harus dipenuhi, berhenti compound.
Endapkan profit sampai nominal netto kebutuhan tersebut terpenuhi.
Lakukan WD.
Esok harinya, Compound lagi sampai ada kebutuhan berikutnya.
Catatan:
(-) Seluruh strategi di atas belum melibatkan aktivitas JBP Level 1, yaitu mengelola MATRIX.
(-) Strategi yang cocok bagi satu orang, belum tentu cocok untuk orang lain, tergantung karakteristik diri masing-masing.
(-) Eksplorasi lebih lanjut perlu dilakukan untuk menemukan strategi-strategi yang lain.
TAMBAHAN STRATEGI BARU JIKA MENDEKATI RSF
Tidak perlu mempedulikan banyak hal, termasuk WD dan RSF.
Jika ada kebutuhan yang harus dipenuhi, berhenti compound.
Endapkan profit sampai nominal netto kebutuhan tersebut terpenuhi.
Lakukan WD.
Esok harinya, Compound lagi sampai ada kebutuhan berikutnya.
Catatan:
(-) Seluruh strategi di atas belum melibatkan aktivitas JBP Level 1, yaitu mengelola MATRIX.
(-) Strategi yang cocok bagi satu orang, belum tentu cocok untuk orang lain, tergantung karakteristik diri masing-masing.
(-) Eksplorasi lebih lanjut perlu dilakukan untuk menemukan strategi-strategi yang lain.
TAMBAHAN STRATEGI BARU JIKA MENDEKATI RSF
Tidak ada komentar:
Posting Komentar